Skip to main content

Bagaimana Cacing Menginfeksi Manusia?

Infeksi cacing dapat menyerang siapa saja, termasuk Ibu, Ayah, dan juga si kecil yang senang bermain di luar rumah. Penyakit cacingan tidak menular dari satu orang yang terinfeksi, melainkan melalui kontak tubuh seseorang pada tanah, air, atau benda-benda yang mengandung telur atau larva cacing.

Sebenarnya, darimana cacing berasal dan bagaimana cara cacing menginfeksi manusia?

  • Masuknya telur cacing ke tubuh manusia

Cacing tidak dapat menginfeksi manusia tanpa melalui perantara lebih dulu. Biasanya, telur cacing penyebab infeksi seperti cacing kremi, cacing pita, cacing gelang dan tambang terdapat dalam tanah atau sayur dan buah-buahan yang terkontaminasi. Jika Anda atau si kecil tidak sengaja menelan tanah atau memakan sayur dan buah yang terkontaminasi tersebut, telur cacing berhasil masuk ke saluran pencernaan.

  • Perpindahan telur cacing

Setelah sampai di usus kecil, telur menetas mengeluarkan larva yang bergerak memasuki dinding pelapis usus. Bersama aliran darah, larva cacing bergerak menuju paru-paru. Di sana, larva cacing tinggal selama kurang lebih satu minggu kemudian bergerak menuju kerongkongan. Pada tahap ini infeksi larva cacing dapat menimbulkan gejala batuk, sesak atau bersin-bersin. Sayangnya, dengan gejala batuk yang Anda alami, larva cacing kembali tertelan masuk ke sistem pencernaan.

  • Larva tumbuh dewasa

Larva cacing yang kembali masuk ke dalam usus tumbuh dan berkembang sebagai cacing dewasa. Cacing betina panjangnya bisa lebih dari 40 cm dengan diameter 6 mm sementara cacing jantan biasanya berukuran lebih kecil.

  • Cacing dewasa berkembang biak

Cacing dewasa, jantan maupun betina, kawin dan bereproduksi di dalam usus kecil. Cacing betina dewasa dapat menghasilkan 200.000 telur setiap harinya. Namun jangan khawatir, ribuan telur tersebut akan keluar dari tubuh melalui tinja. Telur cacing yang hidup di tanah baru dapat menginfeksi manusia ketika sudah berusia 18 hari.

Karena gejala penyakit cacingan (ascariasis) tidak jauh berbeda dengan penyakit lainnya, Ibu perlu memberikan perlindungan maksimal untuk keluarga terutama si kecil yang gemar bermain dan belajar. Cek apakah si kecil menderita penyakit cacingan dengan memeriksakannya  ke dokter secara rutin tiap enam bulan sekali. Jika terdapat tanda-tanda penyakit cacingan, berikan ia obat cacing Pirantel Pamoat untuk melumpuhkan cacing di tubuh.