Skip to main content

Title

Gejala Cacingan

Efek negatif infeksi cacing pada manusia bisa berupa gangguan ringan hingga berat. Ada beberapa jenis cacing yang bisa menginfeksi orang dewasa dan anak-anak, termasuk cacing kremi, cacing gelang, cacing cambuk, cacing pita, dan cacing tambang. Cacing-cacing ini paling sering ditemukan di daerah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dan fasilitas kebersihan dan sanitasi yang buruk.

Cacing kremi, cacing tambang, dan cacing gelang merupakan parasit paling umum yang menyerang dan menginfeksi tubuh manusia. Ketika anak-anak telah berbagi dan bermain dengan orang lain, terutama di luar rumah, mereka suka mengambil, berbagi, dan menangkap semuanya – mulai dari bola hingga serangga, dan bahkan cacing. Walaupun ini bukan kejadian sehari-hari, namun kemungkinan infeksi cacing bisa terjadi kapan saja. Kabar baiknya adalah walaupun bersifat sangat menular, infeksi cacing biasanya tidak mengakibatkan efek yang serius jika diidentifikasi dan ditangani dengan cepat. Sangat mudah untuk mengobati cacingan jika Anda tahu apa yang harus dilakukan. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat tindakan pengobatan bisa dilakukan, dan semakin cepat anak-anak Anda bisa kembali melakukan tugas mereka – menjelajahi dunia bersama dengan teman mereka.

Salah satu cara terbaik untuk menghadapi infeksi cacing adalah dengan mengetahui sebanyak mungkin gejala berbeda yang ada. Beberapa infeksi cacing tidak menunjukkan gejala apa pun – dan bersifat asimtomatik, yang bisa menyebabkan pihak yang terinfeksi percaya bahwa mereka sehat secara jasmani. Gejala gangguan kesehatan yang terjadi bisa bervariasi, tergantung pada jenis infeksi cacing. Jika Anda bisa membedakan infeksi cacing kremi dari infeksi cacing tambang, Anda sudah memiliki pengetahuan yang kuat untuk melakukan tindakan pengobatan yang tepat.

Gejala yang paling umum dari infeksi cacing kremi bisa mencakup:

  • Pantat terasa gatal
  • Rasa terganggu secara umum dan perubahan perilaku
  • Kesulitan tidur, atau tidur yang tidak nyenyak
  • Tiba-tiba kekurangan nafsu makan
  • Pada anak perempuan, bisa menyebabkan kemerahan dan rasa gatal di sekitar vagina*

Infeksi cacing kremi biasanya bukan merupakan penyebab sakit perut.

Cara lain untuk mengetahui tanda-tanda infeksi cacing adalah dengan pergi ke kamar mandi – cacing bisa terlihat di bagian permukaan luar tinja. Cacing ini menyerupai potongan benang katun yang halus, dengan panjang hingga 1,5 cm.

Infeksi cacing lainnya menunjukkan gejala gangguan kesehatan yang spesifik. Cacing tambang bisa menyebabkan anemia (kekurangan zat besi), sedangkan cacing gelang bisa menyebabkan mengi dan batuk kering. Untuk jenis cacing yang jarang ditemui, diagnosis sebaiknya dilakukan oleh dokter, dengan mengacu pada hasil pemeriksaan laboratorium. Beberapa infeksi cacing seperti cacing kremi dan cacing tambang juga bisa tidak bergejala.

Salah satu cara untuk melihat apakah anak Anda terkena infeksi cacing adalah dengan melakukan tes 'selotip'. Anda atau dokter Anda menempelkan potongan pita perekat ('selotip') pada anus. Bagian yang lengket dari selotip akan mengambil telur cacing kremi, yang akan terlihat di selotip sebagai bintik putih yang kecil.

Salah satu cara terbaik untuk menghadapi infeksi cacing adalah dengan mengetahui sebanyak mungkin jenis cacing yang berbeda.

Pelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis cacing dan pastikan Anda membaca tentang gejala setiap infeksi cacing yang terjadi, sehingga Anda bisa melakukan tindakan yang paling tepat dan mengobatinya secara efektif jika gejalanya muncul.

*Segera dapatkan bantuan medis jika Anda mencurigai adanya vulvovaginitis.